Categories
Teknologi

Migrasi ke Hugo

Sejak 1 Juli 2019, saya memutuskan untuk pindah platform situsali dari WordPress ke SSG (Static Site Generator), dengan memilih hugo sebagai generatornya.

Wacana Pindah Platform

Pemindahan platform situsali sebetulnya sudah saya wacanakan sejak tahun 2016 lalu. Kebetulan ditahun itu SSG memang sedang naik daun. Akan tetapi, wacana pemindahan dibatalkan, karena saya memiliki banyak pertimbangan seperti:

  1. situsali sudah cukup berumur. Ia dibangun sejak akhir tahun 2013, ditahun 2016 berarti sudah berumur 3 tahun. Jika platform dipindah maka akan perlu banyak effort salah satunya masalah SEO.
  2. Karena static site tidak memiliki semacam search page. Meskipun bisa diakali, SSG tidaklah sama dengan dynamic site. Karena situs dinamis disimpan dalam database sehingga lebih mudah untuk ditemukan dan dapat diolah dari backend. Sedangkan static site, kita harus mengolahnya dengan bantuan javascript.
  3. Migrasi artikel. Meskipun bisa saja kita gunakan import tool, akan tetapi yang namanya pindah platform pasti akan perlu dimodifikasi menyesuaikan platform tersebut.
  4. Komentar Tool. Situs akan lebih hidup dengan adanya komentar dari pembaca. Kalau di WordPress fitur ini sudah ada secara default, beda dengan Static Site. Kita perlu menyisipkan komentar pihak ketiga. Belum lagi, masalah kendala impor komentar.
  5. Konsultasi kepada para senior, mereka mengatakan bahwa “jangan dipindah, karena sayang blog sudah lama”. Kata-kata tersebut, memang ada betulnya mungkin sama denga poin nomor satu.

Mencoba Jekyll

Awalnya situsali sudah saya buatkan versi ssg-nya pada subdomain https://static.situsali.com dengan Jekyll. Oh iya, Jekyll ini merupakan SSG pertama yang saya kenal sejak tahun 2014-an.

Sudah menggunakan Hugo

Sebelum berpindah seperti biasa, saya melakukan uji coba. Saya buat semacam clone dari situsali di subdomain https://notes.situsali.com.

Pindah ke Domain Dot Id

Pertanggal 17 Juni 2019, situsali migrasi domain. Sebelumnya menggunakan domain situsali.com kini menjadi situsali.id. Pemindahan domain dilakukan berdasarkan atas harga yang lebih murah.

Jadi awal mulanya, ketika saya melakukan renewal domain pegelinux.id, saya terkejut karena harga domain dot id hanya 107 ribu ditambah pph 10% menjadi 117 ribu rupiah. Sangat murah dibandingkan domain dot com saya yang seharga 208 ribu. Lumayan jadi hemat 91 ribu, dan ini setara dengan harga VPS situsali selama sebulan.

Saya belum tahu secara pasti bahwa domain id ini sedang promo atau harga 107 itu selamanya. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi saya membeli domain langsung 3 tahun. Mumpung sedang murah 😅. Update pertanggal 18 Juli 2019, ternyata ini memang sedang promo.

Pemindahan domain inilah yang menjadikan cikal-bakal mengenai wacana penggantian platform, sembari ada komentar teman di blog yang menyarankan pindah platform.

Saran teman, menambah yakin saya untuk segera pindah platform.

Telah Pindah ke Hugo

Pertanggal 1 Mei 2020, saya dengan mantap pindah ke hugo. Keputusan ini dilandasi atas keinginan saya menghemat pengeluran. Jika terus menggunakan WordPress. Saya harus menyewa VPS sebesar $5.

Mengapa tidak mengganti ke Shared Hosting? Pertama saya ragu pindah ke sana, yang kedua kalau mau hemat sebisa mungkin tidak ada biaya pengeluaran. Jadi diputuskan untuk pindah ke hugo yang berhosting di GitLab Pages karena di sana gratis.

Leave a Reply